03 Oct 2024 Humas IPIM 1 views

Sinergi Ulama dan Umara, Jajaran IPIM Kalbar Gelar Audiensi Strategis dengan Kakanwil Kemenag

Memperkuat sinergi antara ulama dan umara, jajaran Pimpinan Wilayah IPIM Kalbar melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat. Rombongan dipimpin langsung oleh Ketua Umum H. Muammar Khadafi, Lc.

PONTIANAK – Memperkuat sinergi antara ulama dan umara, jajaran Pimpinan Wilayah IPIM Kalbar melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Kalimantan Barat. Rombongan yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum H. Muammar Khadafi, Lc., diterima dengan hangat oleh Kakanwil Kemenag Kalbar, Dr. H. Muhajirin Yanis, M.Pd.I, di ruang kerjanya.

Pertemuan ini menjadi momentum strategis untuk menyamakan persepsi terkait pembinaan umat. Sekretaris Umum IPIM Kalbar, Sholihin H.Z., dalam pengantarnya memperkenalkan komposisi kepengurusan baru yang solid, termasuk kehadiran Dr. Zulkifli Abdillah, MA sebagai Wakil Ketua dan H. Mohammad Ridwan, ST sebagai Bendahara Umum, yang siap mendukung program-program keagamaan pemerintah.

Fokus diskusi utama dalam audiensi ini adalah integrasi data kemasjidan dan program sertifikasi kompetensi Imam. H. Muammar Khadafi menyampaikan keprihatinannya terhadap masih adanya masjid-masjid di daerah pedalaman yang kekurangan tenaga imam yang memenuhi standar kualifikasi. "IPIM siap menjadi mitra Kemenag untuk melakukan pemetaan (mapping) dan pelatihan intensif bagi para imam di daerah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal)," ujarnya.

Kakanwil Kemenag Kalbar, Dr. H. Muhajirin Yanis, menyambut baik inisiatif tersebut. Beliau menegaskan bahwa Kemenag membutuhkan mitra taktis seperti IPIM untuk menjangkau akar rumput. "Kami siap memfasilitasi program-program peningkatan SDM. Keberadaan imam yang berkualitas adalah kunci dari moderasi beragama yang sedang kita galakkan. Jika imamnya mumpuni, insya Allah jamaahnya akan tentram," tutur Muhajirin.

Di akhir pertemuan, kedua belah pihak sepakat untuk segera merumuskan Nota Kesepahaman (MoU) terkait penyelenggaraan diklat imam masjid secara berkala. Kesepakatan ini diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang dalam meningkatkan kesejahteraan dan kualitas layanan ibadah di ribuan masjid se-Kalimantan Barat.

Dilihat 1 kali