10 Feb 2026 Dr. Sumin, M.Si. 2 views

Sambut Era Digital, Bidang Media IPIM Kalbar Matangkan Ekosistem Dakwah Virtual dan Database Imam

Menjawab tantangan dakwah di era disrupsi informasi, Bidang Media dan Humas PW IPIM Kalimantan Barat terus melakukan inovasi. IPIM Kalbar kini tengah mematangkan konsep ekosistem dakwah virtual yang terintegrasi dengan database keanggotaan imam masjid se-provinsi.

PONTIANAK – Menjawab tantangan dakwah di era disrupsi informasi, Bidang Media dan Humas PW IPIM Kalimantan Barat terus melakukan inovasi. Di bawah komando Dr. Sumin, M.Si., IPIM Kalbar kini tengah mematangkan konsep ekosistem dakwah virtual yang terintegrasi dengan database keanggotaan imam masjid se-provinsi.

Dalam rapat koordinasi yang digelar awal pekan ini, Dr. Sumin memaparkan bahwa website resmi organisasi tidak boleh hanya menjadi "papan pengumuman" semata. "Website IPIM harus bertransformasi menjadi pusat literasi. Kita sedang menyiapkan kanal khusus 'Bank Khutbah' dan 'Pojok Fikih' yang bisa diakses oleh para imam di daerah sebagai referensi valid dalam membimbing jamaah," jelas akademisi yang juga pakar komunikasi tersebut.

Selain pengembangan konten, fokus utama lainnya adalah digitalisasi data anggota. IPIM Kalbar menargetkan pada tahun ini seluruh imam masjid yang tergabung dalam kepengurusan daerah sudah memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) Digital. Data ini nantinya akan sangat berguna untuk pemetaan distribusi insentif dan bantuan sosial agar tepat sasaran.

Ketua Umum IPIM Kalbar, H. Muammar Khadafi, Lc., memberikan apresiasi tinggi atas langkah progresif ini. Menurutnya, penguasaan teknologi informasi adalah fardu kifayah bagi organisasi dakwah modern. "Kita tidak bisa lagi berdakwah dengan cara-cara konvensional saja. Melalui tangan dingin Dr. Sumin dan tim, saya optimis IPIM Kalbar akan menjadi trendsetter organisasi kemasjidan yang melek digital," ungkapnya.

Sebagai langkah konkret, dalam waktu dekat IPIM Kalbar akan meluncurkan pelatihan "Dai Digital" bagi perwakilan pengurus cabang. Pelatihan ini bertujuan membekali para imam dengan kemampuan dasar jurnalistik, pembuatan konten kreatif, dan etika bermedia sosial, sehingga pesan-pesan Islam yang rahmatan lil 'alamin dapat membanjiri ruang maya.

Dilihat 2 kali